Ilustrasi Jenius (Gambar Courtesy Of Jenius)
   
Sekilas Mengenai Jenius:
Jenius adalah produk dari Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN). Jenius mempunyai segmentasi pasarnya tersendiri yaitu generasi muda yang keberadaan teknologi bagi mereka bukanlah sesuatu yang asing dan teknologi begitu dengan mereka.

Jenius mengusung sebuah tagline, "Experience Banking Reinvented" atau jika saya bisa gunakan bahasa yang lebih sederhana adalah kira-kira bagaimana pengalaman kita dengan dunia perbankan itu dibuat menjadi baru kembali, bukan seperti pengalaman kita berhubungan dengan bank seperti biasanya.

Jenius ini merupakan bank yang tidak memiliki kantor bank sama sekali. Semua keperluan perbankan pada umumnya hampir dapat diakomodasi dari sebuah aplikasi yang kita pasang di handphone kita sendiri. Jadi kamu tidak akan diberikan lagi yang namanya buku tabungan, atau tulis-menulis formulir dan lainnya, bahkan buka deposito, kita hanya tinggal melakukan drag and drop saja. Inilah, yang saya pikir akan menjadi  trend perbankan kita ke depannya.
Jenius Google Play (Gambar: Yudi.Online)


Saya sendiri tertarik membuka Jenius, karena saya menjelajah di Play Store. Saya sedang mencari aplikasi bank yang saya miliki sebelumnya. Jenius ini menarik karena dari segi visual sangat eye-catching, menggunakan desain grafis yang saya bisa katakan begitu kekinian.Dari ketertarikan tersebut, kemudian saya memutuskan untuk mengunduhnya.

Pembukaan Rekening:
Setelah aplikasi terunduh ke dalam perangkat, yang perlu dilakukan hanyalah mengisi data diri dan mengunduh dokumen yang diperlukan seperti KTP dan NPWP, itu saja. So easy!

Kemudian ada proses yang dinamakan dengan aktivasi. Akun Jenius kita belumlah aktif sampai proses tersebut dilakukan. Saya sendiri tinggal di Bandung, jadi proses aktivasi begitu mudah, karena nantinya akan ada petugas Jenius yang langsung mendatangi tempat kita berada. Namun, untuk tempat-tempat yang proses aktivasi dengan cara seperti itu belum tersedia, kamu bisa mendatangi cabang-cabang Bank BTPN, atau mendatangi booth Jenius yang biasanya ada di pusat perbelanjaan.

Setelah akun Jenius aktif, kita tinggal menunggu kartu debit yang nantinya akan dikirimkan ke rumah kita. Petugas Jenius mengatakan bahwa kartu tersebut akan tiba dalam 14 hari kerja, tapi kartu saya sendiri sudah datang dalam waktu kurang dari seminggu setelah aktivasi.

Pengalaman Menggunakan Jenius:
Aplikasi Jenius (Gambar Courtesy Of Jenius)


Nomor rekening di Jenius ini unik karena kita akan mendapatkan dua jenis nomor rekening, yang pertama adalah apa yang dinamakan dengan cashtag ($), ini adalah nomor rekening yang kita miliki yang bisa digunakan untuk melakukan kirim-terima uang antar sesama Jenius. Cashtag ini sifatnya bisa dikustomisasi sesuai dengan yang kita inginkan, misalkan saya bisa membuat cashtag Jenius seperti ini: $yudi.

Jenis nomor rekening yang kedua, kita akan diberikan nomor rekening seperti pada umumnya yang berasal dari Bank BTPN, nomor rekening ini terdiri dari sebelas digit, nomor ini digunakan untuk bertransaksi yang melibatkan bank yang berbeda. Jadi saatnya memilih cashtag unik kalian sekarang, sebelum cashtag tersebut kehabisan :D.

Di Jenius, kita akan memiliki tiga jenis kartu atm.

  1. m-card : Ini adalah kartu atm seperti pada umumnya di mana saldo rekening kita akan berada.
  2. e-card : Kartu ini adalah kartu virtual, tidak ada bentuk fisiknya. Sebaiknya digunakan untuk kepentingan transaksi di dunia maya. Jika kamu berbelanja secara online atau melakukan verifikasi PayPal, kartu ini bisa digunakan. Sistem yang digunakan untuk kartu ini adalah top-up saldo yang berasal dari kartu utama yaitu m-card.
  3. x-card: Ini adalah kartu fisik seperti m-card dan merupakan kartu tambahan yang saldonya juga di top-up dari kartu utama. Kamu bisa menggunakannya untuk memisahkan anggaran untuk jajan, transportasi atau untuk keperluan yang lainnya. Kamu juga bisa memberikannya kepada anak atau adik, sehingga mereka bisa memiliki kartu mereka sendiri dan kita bisa mengontrol transaksi yang mereka lakukan.
Kartu Debit Jenius (Gambar Courtesy Of Jenius)

Semua kartu fisik Jenius dibekali dengan sebuah fitur yang dinamakan Visa payWave. Fitur ini, di bank-bank Indonesia, jujur saja, saya hanya baru melihatnya di Jenius saja. Visa payWave memungkinkan kita melakukan pembayaran di merchant hanya dengan mengibaskan kartu di depan mesin dan transaksi berhasil. Apakah aman? Kita akan bahas lagi nanti, ya.

Produk:
Pilihan Menabung (Gambar Courtesy Of Jenius)


Ada tiga produk yang bisa kamu pilih di Jenius:

  1. Flexi Saver : Ini adalah tabungan yang bisa kamu buat dari saldo utama, yang bisa kamu ambil kapan pun ketika kamu butuhkan, dengan bunga sekitar 5% per tahun. Bunganya akan dihitung harian dan akan dibayar bulanan.
  2. Dream Saver : Ini adalah tabungan untuk kamu yang ingin mewujudkan keinginanmu suatu hari nanti, membeli barang atau dana untuk wisata. Tabungan ini otomatis memotong saldo utama bisa diatur secara harian, mingguan atau bulanan. Tabungan ini mempunyai bunga sekitar 5% per tahun.
  3. Maxi Saver : Ini adalah sama dengan deposito di dalam bank konvensional. Jangka waktu penempatannya adalah 1, 3, 6 dan 12 bulan. Bunganya bervariasi dari 6,5 - 6,75% per tahun.

Lainnya: 
Jenius tidak membebankan biaya administrasi, biaya kartu atau biaya saldo mengendap. Semuanya benar-benar gratis.
Fitur Jenius (Gambar Courtesy Of Jenius)

Jika saldo kita selama sebulan rata-rata di atas Rp. 1.000.000, maka kita akan diberikan berupa gratis 5x tarik tunai di atm bank lain dan gratis 15x transfer ke bank lainnya. Ini penting karena atm, Jenius itu memang jarang sekali, ya.

Jika saldo kita selama sebulan rata-rata di atas Rp. 10.00.000, maka kita akan diberikan berupa gratis 25x tarik tunai di atm bank lain dan gratis 25x transfer ke bank lainnya. Ini penting karena atm, Jenius itu memang jarang sekali, ya.

Kekurangannya?
Saya merasa bahwa aplikasi Jenius ini agak lambat jika dibandingkan dengan bank-bank lain yang pernah saya coba, kadang dashboard Jenius menunjukkan layar kosong melakukan loading lama sekali. Selain itu fingerprint di aplikasi ini selalu menunjukkan error dan tidak bisa digunakan. Error itu terjadi di handphone Xiaomi Redmi Note 5.  Saya sudah menyampaikan permasalahan ini ke pihak Jenius dan semoga ada perbaikan ke depannya. 

Selebihnya, saya merasa Jenius ini begitu unik di antara bank lainnya dan hendak menarik perhatian generasi yang melek akan teknologi dan generasi yang  tidak menyukai kerumitan jika harus berhubungan dengan perbankan konvensional pada umumnya.

Jadi Jenius, "Experience Banking Reinvented?" Sure!

Sumber
Jenius.com